sebenarnya dah lama banget i wanna write this...
judul ini dah ditaruh di hati aku sama DAD dari minggu lalu.
tapi baru ada keberanian buat menulis this notes
kalian mau tahu kenapa aku gak berani? firstly, karena aku pikir belakangan ini aku hidup jauh dari standar TUHAN. kedua, aku merasa gak layak untuk ngomong apa2 karena hidup aku aja belum benar. apa hak aku cerita ke kalian? mungkin bahkan kalian bisa kecewa ama aku.
that's why aku gak pernah nulis lagi,
but now, i wanna write it again...
karena aku mau mengakui, bahwa aku hanya makhluk yang lemah
karena aku mengakui, kalo saat ini aku menulis, aku menulis karena karunia dari TUHAN.
karena aku mengakui, bahwa melalui kelemahanku TUHAN mau pakai aku untuk menjadi alatNYA.
manusia yang rentan dengan dosa, yap itu adalah kita manusia
manusia yang sulit banget rasanya buat menolak dosa, meski berat untuk mengakuinya tapi ya aku adalah orang yang seperti itu.
namun, karena kasih karunia TUHAN aku masih bisa mengangkat kepalaku dan menatap dunia ini
kekalahanku adalah awal aku meraih kemenanganku
kemenangan yang kuraih itu juga bukan karena kuat dan gagahnya aku
tapi karena kasih karuniaNYA yang begitu luar biasa
kelemahanku ditutupNYA dengan kekuatan kasihNYA
keburukankanku ditutupnya dengan kebaikanNYA
aku hanyalah manusia yang diselimuti oleh kasih karuniaNYA
sesadar-sadarnya aku sebagai manusia ini aku masih sering sekali tidak tahu diri
aku merusak diriku sendiri saat rasanya hatiku hancur, saat rasanya tak ada harapan
aku mencoba memakai kekuatanku sendiri karena aku merasa TUHAN gak mungkin membantu aku
karena aku sendiri yang memulai kesalahan itu
aku mencoba memperbaiki kesalahanku dengan kekuatanku sendiri
tapi apa yang kudapat, aku semakin hancur dan tak berpengharapan
hingga satu saat aku mengambil langkah merendahkan diri dihadapan salibNYA
ya... saat itu aku disambut dengan CintaNYA yang begitu besar
menangis... hanya itulah yang dapat kulakukan
hanya didalam DIA
aku bisa mendapatkan kedamaian, harapan dan cinta
dunia mungkin mampu memberikannya
tapi tidak sebesar apa yang Dia berikan
akhirnya ku tahu...
bersamaNYA aku bisa melewati segalaNYA
meski harus berdarah2 suatu saat nanti
aku mau bersamaNYA
karena DIA adalah sumber kekuatan dan benteng perlindunganku
karena kasih karunianya yang tak pernah habis didalam hidupku
karena imanNYA dan KasihNYA kepadaku sehingga Dia tidak pernah melepaskan aku
ku tahu aku aman didalamNYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar