Sabtu, 16 April 2011

juru slamatku

*Walau ku harus berjalan

dalam lembah kekelaman

PerlindunganMU oh TUHAN

Nyatalah bagi hidupku

Tiada pernah sedetikpun

Tiada pernah KAU tinggalkan

Sungguh Mulia dan Sempurna

Hanya Kaulah layak disembah

**Yesus Engkau Juru Slamatku

Dalam janjiMU kemenanganku

Selamanya kan ku nyatakan

Besar setiamu TUHAN dihidupku

Back to *



Pagi ini aku denger lagu ini, dan merasa bahwa lagu ini benar banget. Penyertaan TUHAN buat orang benar itu tidak akan pernah habis karena kasih setianya bagi kita. Karena TUHAN selalu menanti kita untuk kembali kepadanya, meski saat ini banyak anakNYA yang jauh dariNYA. Tapi DIA tetap membuka tangannya untuk menyambut kalian kembali padaNYA. Waktu hari minggu aku juga denger kata sempurna ada di ayat firman yang berbunyi karena itu haruslah kamu sempurna,sama seperti BAPAmu yang di sorga adalah sempurna. TUHAN gak mau karakter kita Cuma jadi apa adanya, atau bisa disebut juga asal2an. Yang TUHAN mau kita itu sempurna, sempurna menurut standar TUHAN loh! Bukan standar manusia. TUHAN tahu potensi atau kemampuan kita sampai dimana. Dan DIA akan membentuk kita sampai kita benar2 sempurna dimatanya. Karena dimatanya kita adalah ciptaan yang sempurna baik jelek, pincang, tuli, buta tapi dimata TUHAN itu adalah sempurna. Dan didalam setiap kekurangan yang kita miliki ada kelebihan ( talenta) yang Tuhan taruh didalam diri kita. Kita gak perlu sedih dengan segala kekurangan kita, karena TUHAN YESUS mengasihi kita. Karena manusia memang penuh kekurangan lagipula kita memang diciptakan hanya dari tanah dan debu, TUHAN tahu itu makanya DIA sangat mengasihi kita sehingga kita bisa beroleh kasih karuniaNYA. Tanpa DIA gak ada kita nih hari ini.



Ingatlah hukum yang terutama dan kedua yaitu kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu, kemudian kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri. Kedua hal ini adalah TUGAS kita dalam menjalani hari2 kita. Memang tidak mudah dilakukan, tapi mintalah penyertaan TUHAN dalam hidup kita, supaya kita diberi kekuatan untuk menjalani hidup kita sesuai dengan Firman TUHAN mulai sekarang. Berhati-hatilah dan waspadalah, jangan sampai TUHAN dating sebagai pencuri dalam hidup kita. Tapi bersiap-siaplah menantikan mempelai pria kita yang agung dan mulia itu. Kuduskanlah hidupmu dengan bergaul intim dengan TUHAN Allahmu. Yang saat ini masih single, STOP berpikir untuk pacaran terus tapi bergaul intim dengan BAPAmu karena DIA satu-satunya kekasihmu yang sejati yang gak akan habis dimakan waktu. Sbab DIA ada dahulu, sekarang dan selama-lamanya. Pacaran bukanlah cara seorang single menyelesaikan masalah mereka. Tapi bersama TUHANlah masalah-masalah dalam hidup kita akan dibukakan, serahkanlah hatimu seutuhnya kedalam tanganNYA, biar DIA bentuk kita menjadi seperti yang DIA inginkan, kalau kalian sebagian besar kalian boleh baca Amsal 31: 13-selesai disana TUHAN menaruh hatiNYA. Menjadi wanita dalam amsal 31 tidak mudah loh! Kita butuh proses dan harus melewati proses2 itu dengan penyertaan tangan TUHAN.



Buat yang udah menikah juga jangan lupa untuk mendasarkan pernikahan dengan kasih Kristus dalam kehidupan pernikahan. Yang pria menjadi imam dalam keluarga, yang wanita menjadi penolong yang sepadan dan juga tunduk pada suami. Kiranya kehidupan pernikahan kalian boleh memberkati banyak orang hari-hari ini. Percayalah seburuk apapun hari-hari kalian hari ini, TUHAN Yesus menyertai kalian keluar dari lembah kekelaman itu.



Kiranya kasih karunia, sukacita dari sorga dan damai sejahterah Tuhan berikan bagi kita semua.

AMIN

Marriage

gw yakin bagi cewe2 yang baca nih judul, bakal penasaran ama isinya.

hahahahaha^^

sama lah gak jauh beda, gw kalo baca notes orang tentang marriage juga begitu

pernikahan dalam pikiran kita mungkin definisinya adalah dua orang yang berbeda gender menikah karena mereka saling cinta.

tapi apakah benar cuma itu aja isi pernikahan?

aku baca post dr @hanshinta v nyest atau aku sebut aja ci shinta didalam notesnya pernikahan bukan cuma itu tapi harus menggambarkan hubungan TUHAN dengan jemaatNYA / gerejaNYA.

dan lagi didalam notesnya cici pernikahan itu sebuah panggilan, nah loh! jadi bisa aja donk kita gak menikah?

yap bisa! tentu aja bisa... kan ada orang yang melakukan pelayanan sebagai seorang single jugakan bahkan sampai akhir juga single kayak mother theresa.

tapi juga jangan berkecil hati karena semua itukan tergantung TUHAN yakan?

percayalah kalo T tahu apa yang terbaik buat kita, dia pasti tahu apa yang paling kita butuhkan dan dia pasti akan memenuhi kita.



yang mau aku sampein adalah jangan jadikan pernikahan sebagai akhir dari segala sesuatu dalam hidup kita.

karena pernikahan bukan berarti perjalanan kalian udah selesai, meski kalian sudah menikahpun kalian masih harus melayani, bukan saja harus melayani TUHAN bersama2 tapi juga melayani sesama kita

malah tanggung jawab kita pun akan semakin banyak saat kita menikah, apalagi kalo kita dah punya baby

gak akan mudah menjalaninya dan butuh banget kasih karunia TUHAN buat menjalaninya

apalagi kita manusia yang berdosa yang pada dasarnya kita bisa melukai orang lain maupun suami kita sendiri

semakin butuh kasih karunia DAD buat melewati hari2 pernikahan kita.



pernikahan itu gak sama kayak pacaran, kalo pacaran kita masih bisa tutup diri kita dan masih jaim2an. karena kita takut diputusin. kalo dah nikah kita gak perlu takut diputusin ya kan, orang dia dah jadi suami kita kok! apalagi didalam kristen tidak boleh ada kata bercerai. makin kagak takut donk! tapi sebenarnya apa perintah DAD? sebenarnya seorang istri harus tunduk kepada suaminya karena suaminya adalah kepala keluarga iyakan, jadinya semua keputusan yang memutuskan adalah suami, kita boleh memberi saran, tapi inget jangan terlalu memaksakan kehendak kita. biar suami kita yang memutuskan percayalah bahwa suami kita juga anak TUHAN yang pasti akan tanya TUHAN terlebih dahulu sebelum memutuskan segala sesuatunya. jadi saat kita menjadi seorang istri kita bukan malah bisa jadi bos, suruh suami ini itu begini begitu. sebagai istri kita makin harus melayani. tentu bukan berarti suami yang enak2 jadi bos. bukankah ada juga perintah DAD kepada para suami untuk mengasihi istrinya seperti mengasihi dirimu sendiri. sebenarnya ini termasuk dalam hukum yang kedua yaitu kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri. dan karena kita menikah kita harus bisa menerima segala kekurangan dan kelemahan pasangan kita jangan malah kekurangan dan kelemahan pasangan kita dijadikan sasaran empuk buat menyerang mereka. inget donk definisi kasih di 1 korintus 13, yang cinta itu menutupi segala sesuatu.



jadi sebaiknya kita saling melayani satu dengan yang lain, jangan merasa egois atau bahasa halusnya mementingkan diri kita sendiri. karena melalui pernikahan sebenarnya kita belajar untuk mengasihi seseorang unselfishly dan unconditionally. maksudnya kita mengasihi suami kita gak perlu pake liat situasinya mau lagi ngapain kek, mau suasananya kayak gimana kek, mau lu kesel, mau lu marah, mau lu gak suka kek! lu tetap harus mengasihi dia sama seperti kita mengasihi diri kita sendiri nah itu yang disebut gak egois. pokoknya pernikahan kita itu harus kita anggap sebagai sebuah anugrah yang dikasih DAD dalam hidup kita. kalo DAD udah kasih anugrah itu jaga dan rawatlah baik2.

karena pernikahan yang berasal dr DAD bukan pernikahan yang biasa2 aja loh! pasti bakal jadi pernikahan yang luar biasa bahkan kita bisa memberkati orang lain juga lewat pernikahan kita.



jadi buat cewe2 yang masih single, gimana udah mengerti sedikit tentang pernikahan?

jadi takut untuk menikah?

janganlah ya! pernikahan pada dasarnya adalah indah kalau pernikahan itu berdasarkan pada kasih TUHAN yang mengalir setiap hari dalam kehidupan kita.

ingat fokus pernikahan kita adalah untuk TUHAN, agar namanya lebih dipermuliakan lagi melalui pernikahan kita



aku doa supaya TUHAN memberkati kalian senantiasa dengan damai sejahterah dan sukacita.

Gbu all readers

With YOUR grace i live

Tuhan... hari ini tanggal 8 maret hari dimana aku disidang skripsi, dan berkat penyertaanMU saat ini aku lulus. Betapa ku bersyukur akan kebaikanMU, Tuhan Engkau yang tahu siapa aku sebenarnya betapa hina dan kotornya aku. Namun kini KAU angkatku tinggi diangkasa... dulu saat aku mengatakan Engkau luar biasa, aku tidak benar2 mengerti seberapa luar biasanya Engkau. Tapi kini TUHAN aku tahu seberapa besar diriMU. Bukan karena KAU membuat aku lulus sidang skripsi ini namun karena semua perbuatanMU didalam hidupku. Saat aku berkata Engkau baik, aku bukan berkata bahwa karena perbuatanMU selalu baik dalam hidupku, namun Engkau baik karena semua masalah dan cobaan yang kuterima dan kualami, sehingga membuatku melihat diriMU didalam setiap jejak langkah kehidupanku.



Aku yang dulu masih bayi rohani mungkin masih dimanja dengan kasihMU, bahkan KAU selalu mengabulkan permintaanku bahkan yang terkecil sekalipun. Saat aku menjadi balita rohani aku mulai diajarkan bagaimana aku harus belajar mengangkat tubuhku untuk merangkak dan setiap aku tidak kuat kau selalu menopang diriku. Sampai akhirnya aku bisa berjalan dengan kedua kakiku mungkin terkadang aku bisa lepas kendali namun Engkau menjagaku agar aku tidak tertabrak dengan benda yang mungkin melukaiku. Dan kini saat aku menjadi anak-anak, kau tetap memperhatikanku dengan kasihMU yang tak pernah habis, kadang aku bandel tak mendengar kata-katamu. Namun KAU tetap sabar terhadapku, KAU sabar bukan berarti KAU tidak melakukan apa-apa KAU mengajarku tentang kehidupan dengan masalah-masalah yang aku alami, dan hal ini membuatku semakin sadar bahwa KAU adalah ALLAH yang benar2 berperan didalam segala aspek kehidupanku. Dan aku pun melihat tanganMU yang bekerja siang dan malam untuk membuatku menjadi bejana yang indah.



Mungkin saat ini banyak orang yang tak mengerti, mengapa aku bisa berkata seperti ini. Tapi aku percaya suatu saat orang yang tak mengerti akan Kau bukakan pemikirannya. Bahkan KAU katakan yang buta akan melihat, yang tuli kan mendengar, yang bisu kan berkata-kata dan yang lumpuh kan berjalan. Dan suatu saat nanti aku akan melihat cahaya kemuliaanMU, airmataku, rasa sakit dan luka yang kualami akan selesai. Karena KAU telah datang membawaku pergi ketempatMU dimana tidak ada airmata dan kesakitan yang ada hanya sukacita dan kebahagiaan. Aku merasa penasaran sekali dengan wajahMU dan wujudMU TUHAN... selama ini yang aku tahu adalah keindahan pribadiMU yang begitu sempurna membuatku tidak tahan untuk jatuh cinta padaMU. Dan aku tahu hanya pada saat aku meninggalkan dunia ini maka aku akan menatapMU benar2 menatapMU. Sungguh TUHAN aku rindu hari itu tiba didalam kehidupanku, tapi sebelum hari itu tiba biarlah aku melakukan tugasku menjadi anakMU yang Kau inginkan. Jadikanlah aku sperti yang KAU kehendaki dan KAU ingini TUHAN. Tidak ada satu orangpun yang berhak mengubahku selain Engkau TUHAN. Asalkan semua berasal dariMU, maka semua itu akan kuterima dan kulakukan. Biarlah Firman MU tumbuh didalam hatiku seperti benih yang ditabur di tanah yang subur, sehingga dapat berbuah lebat.



Berikanlah aku kekuatan ya TUHAN untuk menyelesaikan misi hidupku sekarang dimana menjadi teladan bagi setiap wanita untuk hidup menurut Amsal 31:10-31. Yang kemudian pada visi yang tlah KAU taruh dalam hatiku dan seluruh keluarga rohaniku. TUHAN... mungkin jalan didepan akan lebih sulit lagi tapi kami percaya TUHAN bahwa tanganMU menggandeng tangan kami erat-erat. Terima kasih TUHAN KAU sudah mempertemukan kami antara satu dan yang lain. Biarlah kami semakin intim antara satu dengan yang lain begitu pula terhadap Engkau. Karena ada Engkau kami berkumpul menjadi satu dan kami percaya apa yang tlah Engkau satukan takkan mungkin dipisahkan. Sbab Engkaulah Raja dihidup kami. Dan kami adalah mempelai wanitaMU yang bersama2 menantikan kedatanganMU untuk menjadikan kami milikMU dan hanya milikMU seorang.

Faithfull Love

sebenarnya dah lama banget i wanna write this...

judul ini dah ditaruh di hati aku sama DAD dari minggu lalu.

tapi baru ada keberanian buat menulis this notes



kalian mau tahu kenapa aku gak berani? firstly, karena aku pikir belakangan ini aku hidup jauh dari standar TUHAN. kedua, aku merasa gak layak untuk ngomong apa2 karena hidup aku aja belum benar. apa hak aku cerita ke kalian? mungkin bahkan kalian bisa kecewa ama aku.



that's why aku gak pernah nulis lagi,

but now, i wanna write it again...

karena aku mau mengakui, bahwa aku hanya makhluk yang lemah

karena aku mengakui, kalo saat ini aku menulis, aku menulis karena karunia dari TUHAN.

karena aku mengakui, bahwa melalui kelemahanku TUHAN mau pakai aku untuk menjadi alatNYA.

manusia yang rentan dengan dosa, yap itu adalah kita manusia

manusia yang sulit banget rasanya buat menolak dosa, meski berat untuk mengakuinya tapi ya aku adalah orang yang seperti itu.

namun, karena kasih karunia TUHAN aku masih bisa mengangkat kepalaku dan menatap dunia ini

kekalahanku adalah awal aku meraih kemenanganku



kemenangan yang kuraih itu juga bukan karena kuat dan gagahnya aku

tapi karena kasih karuniaNYA yang begitu luar biasa

kelemahanku ditutupNYA dengan kekuatan kasihNYA

keburukankanku ditutupnya dengan kebaikanNYA

aku hanyalah manusia yang diselimuti oleh kasih karuniaNYA

sesadar-sadarnya aku sebagai manusia ini aku masih sering sekali tidak tahu diri

aku merusak diriku sendiri saat rasanya hatiku hancur, saat rasanya tak ada harapan

aku mencoba memakai kekuatanku sendiri karena aku merasa TUHAN gak mungkin membantu aku

karena aku sendiri yang memulai kesalahan itu

aku mencoba memperbaiki kesalahanku dengan kekuatanku sendiri

tapi apa yang kudapat, aku semakin hancur dan tak berpengharapan

hingga satu saat aku mengambil langkah merendahkan diri dihadapan salibNYA

ya... saat itu aku disambut dengan CintaNYA yang begitu besar

menangis... hanya itulah yang dapat kulakukan



hanya didalam DIA

aku bisa mendapatkan kedamaian, harapan dan cinta

dunia mungkin mampu memberikannya

tapi tidak sebesar apa yang Dia berikan

akhirnya ku tahu...

bersamaNYA aku bisa melewati segalaNYA

meski harus berdarah2 suatu saat nanti

aku mau bersamaNYA

karena DIA adalah sumber kekuatan dan benteng perlindunganku

karena kasih karunianya yang tak pernah habis didalam hidupku

karena imanNYA dan KasihNYA kepadaku sehingga Dia tidak pernah melepaskan aku

ku tahu aku aman didalamNYA