to my future husband...
kamu adalah sahabat yang terindah yang pernah kumiliki
sahabat yang tak pernah kusangka namun entah sejak kapan kamu mulai memasuki kehidupanku
sahabat yang dari tak kenal menjadi kenal
sahabat yang dari jauh kini menjadi dekat
kamu menerima segalaku dan aku juga
kamu menjanjikan kesetiaanmu dan pengabdianmu padaku begitupula aku
kamu memberikan dirimu utuh akupun juga
kamu menjadikan aku prioritasmu yang ke-2 begitupula aku
aku bersyukur kita dipertemukan oleh sang MAHA KUASA
aku bersyukur kita diikat olehNYA
aku bersyukur memilikimu dalam hidupku
dan aku mau aku dan kamu terus menjaga perasaan ini
sampai memutih rambut kita...
sampai TUHAN memanggil kita kembali ke sisiNYA
sebelum kita berdua kembali ke sisiNYA
mari kita bersama2 mencintaiNYA dan saling mencintai satu dengan lainnya
ajarkan aku cara mencintaimu seperti TUHAN mencintaimu
karena aku ingin dapat menyayangi dan mencintaimu seperti TUHAN mencintaimu
meski aku jauh dari sempurna
tapi aku ingin melakukan yang aku bisa untukmu
karena aku sudah janji pada TUHAN, aku akan selalu menjaga dan mencintaimu dengan segenap hatiku.
meski saat ini kita masih belum dipertemukan
tapi aku sangat ingin mengatakan ini
meski kata2 ini terlihat seperti puisi
namun ini yang ingin aku tuliskan...
aku ingin bertemu denganmu, sungguh sangat ingin bertemu denganmu...
tapi kita masih harus melakukan kehendakNYA bahkan setelah kita bersama
selama kita masih belum bertemu...
aku ingin TUHAN menjaga emosi kita, perasaan kita
agar kita tidak tergoda akan yang dunia tawarkan...
biarlah setiap dr kita mencariNYA dan memuaskan seluruh kehausan dan kerinduan kita bersamaNYA
karena kita berdua tahu kalau hanya TUHAN yang mampu mengisi hati kita
karena kita berdua tahu kalau hanya TUHAN yang mampu membuat kita merasa lengkap
karena kita berdua yang paling tahu bahwa DIA mencintai kita apa adanya diri kita
maka mari kita bersama2 kuat didalam DIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar